Tampilkan postingan dengan label Malam. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Malam. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 24 Agustus 2013

Malam (1)

Usai Senja, pergantian hari pun dimulai pekat yang sunyi menemani boleh jadi, karena pada malam itu ada berjuta tafsir tergantung yang melaluinya (suasana hati). Tapi  malam itu memang dijadikan untuk beristirahat segenap jiwa dan raga, bermunajat segenap jiwa dan raga juga. sebait syair nasyid Izzatul Islam Lembayung

"malam pekat dan kelam awan mengunung hitam, 
menyelubungi pesona negeri indah rupawan"

Bagaimana kita merubah pekat itu menjadi cahaya, bagaimana kita merubah kelam itu jadi benderang..? apa harus tunggu mentari ?  iya.. tapi bagaimana kita mengukir malam itu agar cahaya hadir dalam jiwa, agar benderang hadir dalam menggapai harapan, tentunya dengan beristirahat agar semua tubuh segar dan matang menjalani esok hari, tentunya juga dengan munajat, minta cahaya padaNya,  mengemislah padaNya agar jiwa semakin terang, benderang dan malam itu akan tetap bercahaya walaupun pekat dan kelam(**)

Jumat, 11 Mei 2012

Harapanku

Aku berlari menghitung jejakmu
di balik hujan dan debu...
Semua pergi menyusup ke awan
hanya ada mimpi menyepi di ujung langit
menyelinap di relung hati, tinggal fatamorgana
di rogga jiwa..

Lalu terbangun, sejenak sebelum fajar
Kupaksakan kantuk pergi
sambil mengingat mimpi
Tuhan..Engkau pemilik jiwa ku
aku adalah Makhluk MU yang selalu kaku dan bisu
saat nafsu menghimpitku,

Sejadah Terurai..
Usai Subuh..
hanya embun tersisa di rerumputan..
Tuhanku izinkan hari ini lebih baik untukku
dan terus meningkat kebaikan hingga akhir hidupku..

Arsip Blog

Somalia (1)

anak somalia sedang antri/ REUTERS Somalia.. jeritanmu telah lenyap oleh tandus dan gersang jiwa pengkhia...

Pages